Benda Peninggalan Bersejarah pada Masa Hindu Budha di Indonesia

Benda Peninggalan Bersejarah pada Masa Hindu Budha di Indonesia – Negara Indonesia terdiri dari daratan dan lautan dan kaya akan sumber daya alam. Daratan di berbagai pulau menyediakan sumber daya untuk dikelola bagi kemakmuran masyarakat. Sungai-sungai menjadi jalur lalu-lintas utama pada masa lalu. Sungai mengalir ke lautan luas. Lautan merupakan tempat berlabuhnya kapal dan pulau di Indonesia.

Di perairan yang sangat luas inilah pelayaran di Indonesia berlangsung sejak ribuan tahun yang silam. Kekayaan alam di Indonesia yang berlimpah dikelola dengan baik oleh nenek moyang kita. Mereka mulai membangun kampung, hingga akhirnya membentuk kerajaan.

Kerajaan Hindu pertama di Indonesia adalah Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Selanjutnya muncullah puluhan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam di berbagai daerah Indonesia. Banyak benda-benda peninggalan kerajaan-kerajaan tersebut yang sampai saat ini masih dapat kita saksikan.

Benda-benda peninggalan kerajaan hindu merupakan bukti bagi kita bahwa nenek moyang telah menguasai peradaban dan teknologi tinggi. Dan kita sebagai bangsa Indonesia harus banga dengan peradaban dan kebudayaan dan senantiasa melestarikannya agar anak cucu kita bisa menyaksikannya di masa yang akan datang. Berikut adalah benda peninggalan bersejarah pada masa hindu budha di Indonesia.

 

Benda-benda Peninggalan Bersejarah pada Masa Hindu Budha di Indonesia

 

1.Candi

Benda-benda Peninggalan Bersejarah pada Masa Hindu Budha di Indonesia candi
Benda-benda Peninggalan Bersejarah pada Masa Hindu Budha di Indonesia candi

 

Ada banyak sekali benda peninggalan bersejarah pada masa Hindu Budha di Indonesia salah satunya adalah Candi. Candi merupakan bangunan keagamaan tempat ibadah peninggalan bersejarah yang berasal dari kerajaan hindu budha. Candi ini pada umumnya terbuat dari batu atau batu bata, sehingga bisa bertahan sampai sekarang. Candi erat hubungannya dengan keagamaan sehingga bersifat suci.

Fungsi bangunan candi bagi umat Hindu adalah untuk memuliakan orang yang telah meninggal khususnya untuk para raja-raja dan orang-orang terkemuka pada masa itu. Bagi umat Hindu di Indonesia, fungsi candi adalah untuk pemujaan terhadap roh nenek moyang atau dihubungkan dengan raja yang sudah meninggal. Candi yang bercorak Buddha fungsinya untuk memuja Dyani Bodhisattwa yang dianggap sebagai perwujudan dewa. Bangunan candi merupakan salah satu sumber sejarah. Baca: Raja Kerajaan Tarumanegara

Bangunan candi merupakan bukti dari peninggalan kerajaan. Misalnya sumber sejarah yang menjadi bukti peninggalan kerajaan Mataram Kuno seperti candi-candi pegunungan Dieng dan Candi Gedung Songo, yang terletak di Jawa Tengah bagian utara. Di Jawa Tengah bagian selatan juga ditemukan candi antara lain Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Plaosan, Candi Prambanan, dan Candi Sambi Sari.

 

2.Prasasti

prasasti
prasasti

 

Prasasti atau yang biasa kita kenal dengan istilah batu bertulis, merupakan sebuah bangunan yang digunakan untuk menceritakan suatu peristiwa penting yang telah terjadi. Dari prasasti inilah kita dapat mengetahui peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu.

Ada beberapa jenis prasasti yang telah ditemukan seperti prasasti Ciaruteun ditemukan di tepi sungai Ciaruteun, di dekat muara sungai Cisadane Bogor. Prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri atas 4 baris syair. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. Raja Purnawarman merupakan salah seorang raja dari Kerajaan Mataram Kuno.

 

3.Arca

Arca
Arca

 

Arca merupakan patung yang terdapat di dalam candi. Arca ini menjasi simbol telah tersatunya raja dengan dewa penitisnya. Ada beberapa patung dewa-dewa agama Hindu yang harus Anda ketahui di antaranya Dewa Siwa, Dewa Wisnu, dan Dewa Brahma. Ketiga dewa tersebut biasanya disebut Trimurti. Di dalam agama Budha dikenal adanya Arca Buddha. Arca Buddha biasanya sangat sederhana, tanpa hiasan, hanya memakai jubah.

 

4.Karya Sastra

contoh karya sastara
contoh karya sastara

 

Benda peninggalan bersejarah pada masa Hindu Budha di Indonesia yang lain adalah karya sastra. Keberadaan dari Kerajaan Kediri diketahui hasil karya berupa kitab sastra. Hasil karya sastra ini merupakan Kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala.

Keberadaan Kerajaan Singasari dibuktikan melalui kitab sastra peninggalan zaman Majapahit yang berjudul Negarakertagama karangan Mpu Prapanca. Karya sastra tersebut menjelaskan tentang raja-raja yang memerintah di Singasari. Selain itu, ada Kitab Pararaton yang menceritakan riwayat Ken Arok yang penuh keajaiban. Kitab Pararaton isinya sebagian besar adalah mitos atau dongeng, tetapi dari Kitab Pararatonlah asal usul Ken Arok menjadi raja dapat diketahui. Nah, dengan adanya karya sastra ini kita dapat membuktikan beragam kejadian dari kerajaan pada masa lampau.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai benda peninggalan bersejarah pada masa Hindu Budha di Indonesia. Semoga dengan membaca artikel kali ini Anda semua mendapatkan informasi beharga mengenai sejarah dan kerajaan di Indonesi.