Alat Peredaran Darah Manusia

Alat Peredaran Darah Manusia – Manusia hidup memerlukan oksigen dan makanan. Oksigen dan sari makanan diedarkan ke seluruh bagian tubuh. Bagian tubuh yang bertugas mengangkut dan mengedarkan oksigen dan sari makanan adalah darah. Darah di dalam tubuh manusia mengalir melalui alat peredaran darah. Apa sajakah alat peredaran darah manusia? Alat peredaran darah pada manusia manusia meliputi  jantung dan pembuluh darah.

 

Alat Peredaran Darah Manusia

Jantung

Alat Peredaran Darah Manusia
Alat Peredaran Darah Manusia

 

Jantung merupakan alat yang sangat penting dalam tubuh manusia. Jantung bertugas memompa darah dalam tubuh. Ukuran jantung hanya sekepal tangan manusia atau sekitar 300 gram. Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri atas. Jantung terdiri dari empat ruangan yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan. Pada jantung terdapat katup jantung. Katup jantung berada di antara serambi dan bilik. Fungsi Katup jantung adalah mencegah darah agar tidak bercampur.

Bagaimana jantung bekerja? Ketika jantung memompa darah, jantung akan berkontraksi. Jantung akan berelaksasi ketika tidak memompa darah. Kontraksi dan relaksasi menyebabkan darah keluar masuk jantung dan menimbulkan detak jantung dan detak nadi. Detak nadi akan bertambah kuat dan cepat jika kita melakukan aktivitas, misalnya berolahraga. Mengapa? Karena otot jantung berkontraksi lebih cepat.

Proses kerja jantung adalah sebagai berikut. Ketika kedua serambi jantung berelaksasi (mengembang), darah dari pembuluh balik (vena) akan masuk ke dalam serambi. Ketika serambi berkontraksi, darah akan masuk ke dalam bilik. Ketika bilik berkontraksi, darah dari bilik keluar menuju pembuluh nadi (arteri). Untuk lebih jelasnya, simak baik-baik perjalanan darah berikut. Darah kotor kemudian masuk ke dalam serambi kanan ketika serambi berelaksasi. Darah itu akan masuk ke dalam bilik kiri, ketika serambi berkontraksi. Bilik kanan berkontraksi untuk memompakan darah kotor menuju paru-paru. Di paru-paru, darah akan dibersihkan sehingga mengandung banyak oksigen.

Dari paru-paru, darah bersih akan masuk ke serambi kiri dan masuk ke bilik kiri. Oksigen yang dibawa darah digunakan untuk membantu proses pembakaran sari-sari makanan di dalam tubuh. Sisa pembakaran yang berupa karbon dioksida akan dibwa darah kembali menuju ke serambi kanan. Dari serambi kanan, darah yang sedikit mengandung oksigen tersebut akan masuk ke bilik kanan dan dibawa ke paru-paru. Di dalam paru-paru, karbon dioksida dilepaskan atau dibuang keluar saat kita menghembuskan napas. Begitu seterusnya.

 

Pembuluh darah

Darah beredar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Pembuluh darah di dalam tubuh manusia dibedakan menjadi dua, yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena). Pembuluh nadi mengangkut darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh balik mengangkut darah dari tubuh kembali ke jantung.

Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang-cabang. Semakin jauh dari jantung, ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin kecil. Pembuluh darah yang paling kecil terletak pada jaringan tubuh dan disebut pembuluh kapiler. Pembuluh nadi yang terbesar disebut aorta. Pembuluh balik yang terbesar ada dua, yaitu pembuluh balik atas dan pembuluh balik bawah. Baca Juga: Alat Pernapasan Manusia

 

Pembuluh darah
Pembuluh darah

 

Pembuluh nadi selalu berdenyut karena menerima dan meneruskan denyutan jantung. Jumlah denyut jantung per menit dapat dihitung dengan mengukur jumlah denyut nadi per menit. Denyut nadi dapat dihitung pada pergelangan tangan kita. Agar kamu mengetahui denyut nadimu.

Denyut nadi manusia normalnya berkisar antara 70–100 kali per menit. Pada anak-anak berkisar 90–100 kali per menit. Pada orang dewasa berkisar 70–80 kali per menit. Akan tetapi, jika orang itu banyak melakukan aktivitas fisik, denyut nadinya akan bertambah cepat 3 kali lipat.

 

Darah

Apakah fungsi darah? Darah berfungsi sebagai pengangkut sari-sari makanan dan oksigen. Darah juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, pengatur keseimbangan asam basa dalam tubuh, dan pertahanan tubuh.

Darah tersusun dari bagian darah yang cair dan padat. Bagian darah yang cair disebut plasma darah. Bagian darah yang padat dibedakan menjadi 3  yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Sel darah merah berwarna merah. Mengapa? Sel darah merah mengandung hemoglobin (Hb) yang berfungsi sebagai mengikat oksigen di dalam tubuh. Ketika kita masih bayi, sel darah merah dibuat dalam hati. Sedangkan Ketika kita sudah dewasa, sel darah merah dibuat dalam sumsum merah pada tulang pipih. Sel darah putih berfungsi sebagai membunuh kuman dan melindungi tubuh dari infeksi. Contohnya ketika kita terluka, maka sel darah putih ini berungsi untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit kita. Sel darah putih dibuat di sumsum tulang dan kelenjar limpa. Keping darah berfungsi dalam proses pembekuan darah.

 

Peredaran Darah Besar dan Peredaran Darah Kecil

Peredaran darah manusia selalu mengalir melalui pembuluh darah. Dan peredaran darah manusia disebut sistem peredaran darah tertutup. Sistem peredaran darah manusia ini dibagi menjadi dua, yaitu:

 

Peredaran Darah Besar

Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung (bilik kiri) ke seluruh tubuh, dan kembali ke jantung lagi (serambi kanan).

 

Peredaran Darah Kecil

Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dari jantung (bilik kanan) menuju ke paru-paru, dan kembali ke jantung (serambi kiri).

Kerja jantung disebabkan adanya otot-otot pada dinding jantung. Otot-otot jantung menyebabkan ruangan jantung dapat menguncup dan mengembang. Ketika serambi mengembang, darah dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan. Adapun darah dari paru-paru masuk ke serambi kiri. Ketika bilik menguncup, darah dari bilik kanan terpompa menuju paru-paru. Adapun darah dari bilik kiri terpompa menuju ke seluruh tubuh.

Darah pada pembuluh nadi mengakibatkan timbulnya denyut nadi. Tempelkan jari tangan kananmu pada pergelangan depan tangan kirimu. Apa yang kamu rasakan?

Ketika kamu memegang pergelangan tangan akan terasa denyut nadi. Dalam keadaan istirahat denyut nadi orang dewasa mencapai 70–80/menit. Denyut nadi bertambah banyak apabila seseorang melakukan kegiatan tertentu. Kekuatan jantung dalam memompa darah menyebabkan timbulnya tekanan darah. Tekanan darah normal orang dewasa antara 80–120 mmHg. Tekanan darah dapat diukur dengan menggunakan tensimeter

 

Gangguan dan Penyakit Pada Peredaran Darah

Pernahkah kamu mendengar orang meninggal karena serangan jantung? Jantung merupakan alat penting dalam tubuh kita. Jika jantung mengalami gangguan, maka kemungkinan untuk disembuhkan sangat sulit. Ada beberapa jenis penyakit yang menyerang darah dan alat peredaran darah antara lain jantung koroner, hipertensi, dan anemia.

Jantung koroner terjadi karena penyempitan pada pembuluh darah yang langsung berhubungan dengan jantung. Penyempitan ini menyebabkan kerja jantung untuk memompa darah tidak maksimal. Penyempitan pembuluh darah dapat terjadi karena penumpukan lemak yang menyumbat pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah mengakibatkan kerja jantung terganggu dan darah mengalir tidak lancar. Penyebab penyempitan pembuluh darah ini adalah kolesterol. Kolesterol adalah lemak jahat yang dapat menyumbat pembuluh darah. Makanan laut seperti udang, cumi, dan kerang berkolesterol tinggi.

Penyempitan pembuluh darah dapat pula menyebabkan penyakit darah tinggi atau hipertensi. Gangguan ini akan menganggu kerja jantung dan juga kelancaran aliran darah dalam tubuh. Orang yang terkena penyakit ini tidak boleh mengkonsumsi makanan yang terlalu asin.

Kekurangan makanan yang bergizi dapat menyebabkan anemia. Anemia adalah penyakit kekurangan sel darah merah. Tepatnya kekurangan kadar hemoglobin dalam darah. Gejala anemia adalah tubuh terasa lemah, kepala pusing, dan jantung berdebar-debar. Untuk pencegahannya, kamu harus banyak makan makanan bergizi, terutama yang mengandung zat besi. Bayam dan hati banyak mengandung zat besi.

Bagaimana memelihara kesehatan alat peredaran darah? Kamu dan keluargamu harus mulai menerapkan hidup sehat. Bagaimana caranya?

  • Makanlah makanan yang bergizi.
  • Hindarilah makanan berlemak.
  • Perbanyaklah makan buah dan sayuran.
  • Istirahatlah yang cukup.
  • Berolahragalah secara teratur.
  • Hindarilah kebiasaan merokok.
  • Hindarilah meminum minuman beralkohol.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai alat peredaran darah manusia. Semoga dengan membaca artikel kali ini, kita bisa sadar bahaa kesehatan itu sangat mahal dan kita harus menjaganya dengan maksimal.