Alat Pencernaan Manusia dan Fungsinya

Alat Pencernaan Manusia dan Fungsinya – Manusia perlu makan. Makanan dibutuhkan untuk pertumbuhan, mendapatkan energi, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Semua makanan yang kita harus dicerna dahulu sebelum diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Makanan ini akan dicerna oleh alat-alat pencernaan. Apa sajakah alat-alat pencernaan manusia?

 

Alat Pencernaan Manusia dan Fungsinya

 

Mulut

Alat Pencernaan Manusia dan Fungsinya
Alat Pencernaan Manusia dan Fungsinya

 

Di dalam mulut terdapat tiga unsur penting alat pencernaan makanan, yaitu gigi, lidah dan kelenjar ludah. Pada umumnya manusia memiliki tiga jenis gigi, yaitu gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham.

Bagaimana membedakan jenis gigi? Setiap jenis gigi memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. Gigi seri mempunyai permukaan seperti mata kapak. Gigi ini berfungsi untuk memotong makanan. Gigi taring mempunyai permukaan yang runcing. Gigi taring berfungsi untuk mengoyak makanan. Gigi geraham mempunyai permukaan yang lebar dan bergelombang. Gigi ini untuk mengunyah makanan agar menjadi halus.

Lidah

Alat pencernaan manusia lidah
Alat pencernaan manusia lidah

 

Alat pencernaan manusia selanjutnya adalah Lidah. Lidah atau lisan berfungsi untuk mengatur letak makanan agar lebih mudah dikunyah dan membantu menelan makanan. Lidah juga berfungsi sebagai indara pengecap dimana lidah ini dapat membedakan rasa pada setiap makanan ada asin, tawar, asam, pahit, pedas dan lain sebagainya.

Kelenjar ludah berfungsi menghasilkan air ludah dengan enzim ptialin. Air ludah membantu melarutkan dan menghaluskan makanan pada saat dikunyah. Dengan begitu makanan mudah ditelan. Jadi, di dalam mulut terjadi dua macam pencernaan, yaitu pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Proses penghancuran makanan oleh gigi termasuk pencernaan secara mekanik. Pencernaan menggunakan enzim ptialin termasuk pencernaan secara kimiawi.

 

Kerongkongan

Setelah dicerna di dalam mulut, makanan kemudian ditelan masuk ke dalam kerongkongan. Kerongkongan merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Di kerongkongan, makanan diremas-remas dan didorong masuk ke lambung. Gerakan meremas dan mendorong makanan menuju ke lambung yang dilakukan oleh kerongkongan disebut gerakan peristaltik.

 

Lambung

Di manakah letak lambung? Lambung terletak di rongga perut sebelah kiri atas. Di dalam lambung, makanan dicerna kembali dengan bantuan getah lambung. Getah lambung mengandung asam klorida dan enzim-enzim pencernaan, yaitu renin dan pepsinogen (pepsin).

Asam klorida berfungsi untuk membunuh bibit penyakit yang terbawa makanan masuk ke lambung. Enzim renin berfungsi menggumpalkan susu agar mudah diserap. Enzim pepsin berfungsi mengubah protein agar bisa diserap usus. Di dalam lambung, makanan mengalami pencernaan secara kimiawi yang dibantu oleh enzim renin dan pepsin. Selain pencernaan kimiawi, makanan juga mengalami pencernaan secara mekanik. Makanan diaduk di dalam lambung hingga bercampur.

 

Usus halus

Setelah dicerna oleh lambung, selanjutnya makanan akan masuk ke dalam usus halus. Di dalam usus halus inilah terjadi proses pencernaan secara kimiawi, yaitu dengan bantuan getah-getah usus. Di dalam usus halus terdapat usus dua belas jari. Mengapa disebut usus dua belas jari? Panjang usus dua belas jari sama dengan ukuran panjang dua belas jari tangan orang dewasa. Di dalam usus dua belas jari terdapat saluran empedu dan saluran getah pankreas.

Getah pankreas yang dihasilkan oleh pankreas. Getah pankreas mengandung enzim tripsin, amilase, dan lipase. Apakah fungsi masingmasing enzim ini? Enzim amilase berfungsi mengubah zat tepung (amilum) menjadi zat gula. Enzim lipase berfungsi untuk mengubah asam lemak menjadi gliserol. Sedangkan Enzim tripsin berfungsi sebagai protein menjadi asam amino.

Darimana empedu dihasilkan? Empedu dihasilkan oleh hati. Cairan empedu atau getah empedu ditampung dalam kantung empedu. Getah empedu berfungsi untuk menghancurkan lemak.

Di manakah letak hati?

Hati terletak di dalam rongga perut sebelah kanan, di bawah diafragma. Hati juga berfungsi menawarkan racun dan mengubah provitamin A menjadi vitamin A. Perhatikan gambar berikut ini.

Alat Pencernaan Manusia
Alat Pencernaan Manusia

 

Di usus halus terjadi proses penyerapan sari-sari makanan. Penyerapan sari-sari makanan dilakukan oleh pembuluh-pembuluh kapiler darah yang ada di dinding usus halus. Sari makanan yang diserap darah ini kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.

 

Usus besar

Sisa makanan yang tidak diserap di usus halus akan masuk ke dalam usus besar. Di dalam usus besar ini tidak terjadi proses pencernaan makanan, melainkan hanya terjadi penyerapan air. Di usus besar terdapat bakteri pembusuk yang berguna membusukkan sisa makanan menjadi kotoran.

 

Anus

Anus juga termasuk salah satu alat pencernaan manusia. Sisa makanan yang berupa kotoran (feses) akan dikeluarkan melalui anus. Anus merupakan alat pelepasan sisa hasil pencernaan yang berupa kotoran.

 

Gangguan Alat Pencernaan

Pernahkah kamu sakit perut? Orang yang sakit perut, kemungkinan mengalami gangguan pada alat pencernaannya. Beberapa penyakit yang menyerang alat pencernaan antara lain:

  • Diare disebut juga mencret. Penderitanya akan mengalami buang air besar yang encer lebih dari 4 kali sehari. Penyakit ini dapat disebabkan karena kebersihan makanan yang tidak terjaga. Selain itu, diare juga dapat disebabkan karena terlalu banyak makan makanan yang asam dan pedas.
  • Mag adalah penyakit yang mengganggu lambung. Penyakit ini timbul karena produksi asam lambung yang berlebihan. Sakit mag sering disebabkan karena terlambat makan, lelah akibat bekerja, dan stres.
  • Tifus adalah penyakit peradangan pada usus. Penyakit ini dapat menular. Penyakit ini juga diakibatkan karena kebersihan makanan yang tidak terjaga.

Lalu, bagaimana agar alat-alat pencernaan kita tetap berfungsi baik? Biasakanlah hidup sehat mulai dari sekarang. Beberapa contoh kebiasaan hidup sehat adalah sebagai berikut.

  • Makan makanan yang sehat dan bersih. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bersih kita akan terhindar dari sakit perut, diare, dan tifus. Tidak jajan sembarangan merupakan salah satu usaha untuk menghindari penyakit di atas.
  • Mengunyah makanan yang kita makan sampai halus. Hal ini membantu mempermudah kerja alat-alat pencernaan yang lain. Selain itu, makanan menjadi lebih mudah diserap.
  • Menggosok gigi secara teratur, yaitu sesudah makan dan menjelang tidur. Sisa makanan yang tertinggal pada gigi akan mengalami pembusukan. Sisa makanan menyebabkan bau mulut dan gigi mudah berlubang.
  • Makan secara teratur akan mengurangi risiko terkena penyakit mag.